Data Diri Pribadimu, Perlukah Diumbar di Sosial Media? — Tiara Tia

Data Diri Pribadimu, Perlukah Diumbar di Sosial Media?

Data diri pribadimu bukanlah untuk diumbar-umbar di internet. data diri, identitas diri.

Disadari atau tidak, kita kerapkali menyebarkan data diri pribadi di internet. Bahkan terkadang, informasi lengkap mengenai diri kita.


perlukah mengumbar data diri di sosial media? identitas diri


Beberapa hari lalu aku menerima sebuah email pemberitahuan dari instagram, bahwa ada yang menggunakan alamat email pribadiku untuk membuat sebuah akun instagram baru, dengan nama akun yang mirip dengan namaku. Padahal aku tidak pernah merasa membuat sebuah akun IG baru di hari itu.

Karena sedikit perasaan paranoid mulai mengusik, maka aku mengecek akun instagram pribadiku. Sebagai seorang pengguna akun bisnis instagram, aku bisa membuka insight postingan-postinganku. Nah, dari feed-ku yang terakhir, terlihatlah ada yang mengklik fitur email di akunku, namun tidak ada email mampir.

Kecurigaanku mulai bertambah, karena akun baru yang mengaku-ngaku sebagai aku tersebut memiliki nama yang hampir sama, namun sedikit berbeda di ujungnya karena aku tidak menaruh nama lengkapku di akunku. Mungkin, si peniru tadi hanya menebak-nebak nama lengkapku dan menjadikannya sebagai usernamenya.

Yup, untungnya aku tak terlalu memberikan nama lengkap kan?

Beberapa hari berlalu, dan akun tersebut masih kosong tanpa adanya postingan satu pun. Berbekal keanehan ini, aku menggunakan fitur search dan menemukan bahwa ada satu akun kosong yang menggunakan username yang hampir sama dengan usernameku. Kinda weird, isn't it?


perlukah mengumbar data diri di sosial media? identitas diri
Sudah amankah data diri pribadimu?


Padahal bisa saja, aku hanya terlalu parno. Namaku kan bukan one in a million, tapi banyak orang yang menggunakannya. Tapi coba pikirkan, apakah aku salah jika berpikiran seperti itu?

Karena data diri pribadimu, bukan untuk diumbar di dunia maya. Jejak digital itu kejam, temans.

Data diri yang kamu sebarkan itu, bisa jadi sarana penipuan. Sedikit demi sedikit jejakmu yang kamu tinggalkan di sosial media, bisa dikumpulkan menjadi sebuah informasi lengkap yang bisa jadi berujung pada penipuan. Kita tidak pernah tahu apa saja yang dipikirkan orang lain, maka berhati-hatilah.

Sejujurnya, terkadang aku heran pada orang-orang yang dengan mudahnya memberikan identitas dirinya pada orang baru. Memberikan alamat lengkap pada profil sosial media, no hp, nama lengkap keluarga besar. Bukankah itu termasuk dalam privasi masing-masing? Identitas diri

Kasus lainnya yang aku temui baru-baru ini: si A yang mengumbar identitas lengkap orang lain. Karena ia kehilangan dompet, maka ia menyebarkan informasi kehilangan. Kemudian ada yang chat untuk memberitahukan dompetnya telah ditemukan, dan diminta untuk mengambilnya ke alamat penemu.


perlukah mengumbar data diri di sosial media? identitas diri
Perlukah mengumbar data diri di sosial media?


Dan kemudian, si A berterima kasih di media sosial karena dompetnya telah kembali, dengan menyebarkan chat pribadi dengan informasi nama dan alamat lengkap penemu dompetnya tersebut.

Seriously, people? Tidak bisakah jari-jarimu sedikit ditahan untuk tidak menyebarkan identitas diri maupun orang lain? Tidak bisakah kamu berpikir bahwa tidak semua orang suka bila data dirinya tersebar karena ulahmu tersebut?

Karena data diri bukanlah konsumsi umum.

Bisakah kita menanyakan pada lubuk hati yang terdalam, apakah kita memang perlu untuk memberikan data diri lengkap di dunia maya?

Ataukah sebaliknya, ada hal-hal yang harus kita jaga dan menjadi konsumsi pribadi saja?


With love,

Komentar

back to top