Lebih Praktis Mencari Dokter Terdekat Saat Stay di Rumah Aja — Tiara Tia - A Lifestyle and Review Blog

Lebih Praktis Mencari Dokter Terdekat Saat Stay di Rumah Aja

Hari ini terhitung sudah lewat 11 minggu sejak aku memutuskan untuk di rumah saja. Yah, alasannya tentu saja untuk meminimalkan resiko penularan pandemi Corona virus, baik untuk diriku sendiri maupun ke keluarga. dokter terdekat

Kita yang tergolong dalam usia produktif memang tidak termasuk golongan yang begitu rentan, namun bukan berarti kita tidak berpengaruh dalam penyebaran pandemi. Tahukah kamu, bahwa meski terlihat sehat dari luar, bisa saja ternyata kita adalah carrier atau pembawa virus. Siapa yang tahu, kan?


dokter terdekat





(Kemungkinan Menjadi) Carrier dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona dengan Stay di Rumah Aja




Apa itu carrier? Jadi carrier (dalam hal ini adalah carrier Coronavirus) adalah orang yang memiliki ataupun terinfeksi corona namun tanpa gejala (asimtompatis). Carrier ini dari luar terlihat seperti orang sehat, bisa jadi tidak merasakan sakit atau hanya mengalami gejala yang sangat ringan. Meski begitu, seorang carrier bisa menyebabkan orang lain menjadi tertular. Inilah yang berbahaya dari seorang carrier atau pembawa ini.

Aku paham betul bahwa sebagai seorang perempuan di usia produktif, memang aku (untungnya) tidak termasuk dalam golongan yang rentan. Yup, mereka yang lebih rentan terkena virus ini adalah golongan orang tua serta anak-anak. Maka yang lebih rentan dalam keluargaku adalah orang tua dan adik-adik.

Sebab itulah, aku lebih memilih untuk stay di rumah aja. Walaupun lama-lama mulai bosan sih, tapi ya namanya untuk menjaga diri dan keluarga. Sebisa mungkin saat ini aku melakukan aktivitas dari rumah, untungnya menjadi seorang blogger itu memang bisa bekerja dari mana saja, termasuk dari rumah. Alhamdulillah, bisa tetap di rumah dan menerapkan pola hidup sehat, ya kan.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini, keluargaku pun sebisa mungkin ikut di rumah aja. Ya walaupun masih beberapa kali keluar rumah, seperti ke pasar, ke mini market, ataupun ke sekolah untuk daftar ulang tahunan yang nggak bisa dihindari itu.


dokter terdekat
Sebisa mungkin di rumah aja.


Atau sesekali si adek bandel, malah main sepeda ke gang di sebelah rumah, namanya juga anak-anak ya kan. Tapi selama bepergian, tentunya sudah menggunakan masker dan pakaian tertutup, serta membawa hand sanitizer ke mana-mana. Dan tentu saja rajin-rajin cuci tangan sudah menjadi kewajiban.




Si Adek Sakit Saat Pandemi, Haruskah ke Rumah Sakit?




Salah satu peraturan tidak tertulis selama #dirumahaja adalah kalau bisa kita nggak boleh sakit. Kenapa? Karena sistem imun kita berpengaruh langsung pada daya tahan tubuh. Saat sakit, sistem imun tubuh melemah, menjadikan kita lebih rentan terjangkit pandemi ini.

Akan tetapi beberapa hari lalu si adek mengeluh badannya menghangat dan kehilangan tenaga, namun hanya kami berikan obat penurun panas yang biasa ada di rumah pagi itu. Hal ini disebabkan oleh salah seorang tenaga kesehatan sekaligus temanku menganjurkan untuk kami mencoba obati sendiri sebisa mungkin terlebih dahulu. Tapi ternyata saat subuh menjelang, demamnya semakin parah.

Saat itu kami tak lagi bisa menunggu lagi, sementara bila harus mengantri lama di rumah sakit, takutnya si adek sakitnya malah tambah parah. Untungnya, kami bisa mencari dokter terdekat dari rumah dengan Halodoc.




Lebih Praktis Mencari Dokter Terdekat dengan Halodoc




Yup, dengan Halodoc kita bisa mencari dokter terdekat dengan lokasi kita, dan bisa melakukan appointment untuk segera bertemu dengan dokter. Jadi kita bebas dari antrian lama di rumah sakit (dan nggak tahu kan, pasien lain itu menderita penyakit apa). Kita bisa datang sesuai dengan waktu janjian dengan dokter, lalu segera berkonsultasi langsung dengan dokternya.


dokter terdekat
Mencari dokter terdekat

dokter terdekat
Bisa langsung membuat janji konsultasi tatap muka dengan dokter terdekat.


Selain itu, dengan Halodoc kita juga bisa melakukan konsultasi online mengenai penyakit yang kita derita. Setelah berkonsultasi online, dokternya juga akan meresepkan obat, dan kita tinggal memesan dan menerima obat sesuai resep dokter tadi. Praktis banget kan? Pas banget pula untuk mendukung kita agar tetap di rumah aja.

Tapi kembali lagi, ya disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Pada kasus adekku di atas, kami memilih untuk langsung bertemu tatap muka dengan dokter terdekat karena urgent, di mana si adek demamnya semakin tinggi dan dikhawatirkan terjadi apa-apa, gejala tipesnya kambuh misalnya. Sedangkan bila sakitnya tidak terlalu urgent, seperti sakit cacar, maka konsultasi online melalui Halodoc bisa menjadi pilihan.


Semoga kita semua terus diberikan kesehatan selama masa pandemi ini ya. Stay safe dan rajin cuci tangan dengan sabun antiseptik ya, teman-teman!

Komentar

back to top